Menemukan Ukuran Landing Page yang Ideal secara User Experience

Ukuran Landing Page

Teman-teman, membuat landing page itu tidak bisa sembarangan. Agar performanya maksimal dan menghasilkan penjualan tinggi, kita harus memperhatikan detail setiap elemennya dengan sangat teliti.

Banyak pebisnis yang hanya fokus pada desain cantik, tapi melupakan presisi teknis. Padahal, ukuran dimensi yang digunakan juga berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung.

Oleh karena itu, artikel ini akan membedah standar ukuran landing page yang ideal sebagai referensi teman-teman, mulai dari lebar layout, area aman tombol, hingga resolusi gambar.

Nah, agar landing page teman-teman bekerja efektif mengubah pengunjung menjadi pembeli, simak ulasan berikut ini!

Standar Ukuran Layout Desktop (Layar Monitor)

Standar Ukuran Landing Page Layar Desktop

Meskipun penggunaan HP sangat tinggi, desktop masih menjadi tempat banyak transaksi terjadi, terutama untuk produk B2B atau barang mahal. Berikut adalah aturan mainnya:

Resolusi dan Area Konten (Container Width)

Saat ini, layar resolusi 1920×1080 (Full HD) memang mendominasi pasar. Namun, jangan pernah merentangkan teks atau konten teman-teman selebar itu. Mata manusia akan cepat lelah jika harus membaca baris teks yang terlalu panjang dari ujung kiri ke ujung kanan monitor.

  • Rekomendasi: Gunakan lebar area konten (container) antara 960px hingga 1140px. Ukuran ini membuat teks nyaman dibaca dan fokus pengunjung tetap terjaga di tengah.
  • Tips Desain: Agar tidak terlihat kaku atau kuno, gunakan latar belakang (background) yang full-width atau memenuhi layar dari ujung ke ujung, tetapi pastikan isi kontennya tetap terkunci di area tengah tadi.

Mitos dan Fakta “Above the Fold”

Above the fold adalah istilah untuk area layar yang terlihat pertama kali tanpa perlu menggulir (scroll) ke bawah.

Banyak yang mengira mereka punya ruang tinggi 1080px penuh. Faktanya, browser seperti Chrome atau Edge memiliki toolbar, address bar, dan bookmark bar yang memakan tempat di bagian atas.

  • Data Lapangan: Tinggi efektif yang benar-benar terlihat rata-rata hanya 600px hingga 800px.
  • Aksi: Pastikan elemen paling vital teman-teman masuk di area 600px teratas. Jangan biarkan pengunjung harus scroll dulu baru tahu apa yang teman-teman tawarkan.

Standar Ukuran Layout Mobile (Smartphone)

Standar Ukuran Landing Page Mobile

Traffic terbesar saat ini datang dari HP. Karena itu, pengalaman pengguna di layar kecil ini sangat menentukan keberhasilan landing page teman-teman.

Lebar Minimum dan Viewport Modern

Jangan hanya mendesain untuk HP flagship terbaru yang layarnya lebar.

  • Peringatan: Jangan lupakan ukuran lebar 320px. Ukuran ini masih digunakan pada HP model lama. Jadi pastikan layout teman-teman tidak pecah atau terpotong di ukuran ini.
  • Standar Baru: Optimalkan desain utama untuk lebar 390px – 430px. Ini adalah rentang ukuran layar HP modern seperti iPhone 16 dan Android keluaran terbaru.

Mengatasi Poni Layar (Safe Area)

HP zaman sekarang punya “poni” (notch) di atas atau garis indikator geser di bawah layar (khususnya iPhone).

  • Masalah: Sering terjadi tombol penting atau teks tertutup oleh poni kamera atau garis bawah layar tersebut.
  • Solusi Teknis: Gunakan pengaturan jarak aman atau safe area. Mintalah tim developer teman-teman menambahkan kode env(safe-area-inset-bottom) untuk memberi jarak tambahan (padding) pada elemen yang menempel di bagian bawah layar. Ini memastikan tombol tetap bisa diklik dengan mudah.

Trik Tinggi Layar (Unit svh)

Pernahkah teman-teman melihat tampilan website di HP yang naik-turun atau bergeser saat address bar browser muncul dan hilang? Itu sangat mengganggu.

  • Masalah: Satuan tinggi layar biasa (vh) sering kali tidak akurat karena terganggu oleh toolbar browser yang dinamis.
  • Solusi: Gunakan satuan svh (Small Viewport Height) daripada vh biasa. Satuan ini menghitung tinggi layar dengan asumsi toolbar browser sedang muncul penuh. Hasilnya, tampilan bagian pembuka (hero section) akan stabil dan tidak tertutup menu browser.

Ukuran Elemen Vital dalam Landing Page

Ukuran Elemen di dalam Landing Page

Setelah layout dasar tertata rapi, sekarang kita masuk ke detail elemen isinya. Jangan biarkan desain yang sudah bagus jadi sia-sia karena tombolnya susah dipencet atau tulisannya terlalu kecil.

Ukuran Tombol CTA (Call to Action)

Tombol Call to Action adalah pintu gerbang penjualan teman-teman. Jika sulit diklik, uang melayang.

  • Aturan Jempol: Jari manusia memiliki ukuran yang beragam. Ikuti standar raksasa teknologi Apple, yang menyarankan area sentuh minimal 44x44px, sedangkan Google menyarankan 48x48px. Pastikan tombol teman-teman tidak lebih kecil dari ukuran ini agar mempermudah user experience.
  • Saran Desain Mobile: Khusus di tampilan HP, buatlah tombol selebar layar (full-width). Ini memudahkan pengguna untuk meraih tombol dengan satu tangan (jempol) tanpa harus merubah posisi pegangan HP.

Ukuran Font dan Tipografi

Teks yang sulit dibaca akan langsung ditinggalkan.

  • Body Text: Gunakan ukuran minimal 16px untuk teks paragraf. Ukuran ini memastikan tulisan terbaca jelas di layar HP tanpa pengguna perlu melakukan zoom-in.
  • Jarak Antar Baris (Line Height): Teks yang terlalu rapat membuat mata cepat lelah. Gunakan rasio 1.5x. Artinya, jika font teman-teman ukurannya 16px, maka jarak antar barisnya sebaiknya 24px. Ini memberi “ruang napas” pada tulisan.

Optimasi Ukuran Gambar

Gambar yang pecah terlihat tidak profesional, tapi gambar yang terlalu besar bikin loading lambat.

  • Desktop Header: Untuk layar monitor, rekomendasi ukuran gambar utama adalah 1920x1080px atau 1600x900px (rasio landscape/lebar).
  • Mobile Header: Jangan pakai gambar desktop untuk HP! Gambar akan terlihat kecil dan tidak jelas. Siapkan gambar khusus dengan rasio Portrait (memanjang ke atas), misalnya 800x1200px. Ini akan memberikan dampak visual yang maksimal di layar HP.
  • Format: Wajib tinggalkan format PNG atau JPG lama untuk foto besar. Gunakan format modern seperti WebP atau AVIF. Kualitasnya sama bagusnya, tapi ukuran filenya jauh lebih ringan.

Checklist Performa Teknis

Ukuran landing page bukan hanya soal dimensi, tapi juga seberapa berat data yang harus diunduh oleh browser pengunjung. Desain yang ukurannya pas tapi filenya berat akan membunuh konversi.

  • Target Ukuran Halaman: Jaga total ukuran landing page teman-teman di bawah 2 MB. Jika bisa ditekan hingga di bawah 1 MB, itu jauh lebih baik. Ingat, tidak semua pengunjung punya koneksi internet yang kencang atau kuota data yang melimpah.
  • Target Kecepatan: Pastikan loadingnya wajib di bawah 3 detik. Riset menunjukkan, setiap penundaan 1 detik saja bisa menurunkan konversi hingga 20%. Jangan biarkan pelanggan pergi hanya karena website yang lambat.

Penutup

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai ukuran landing page untuk memaksimalkan performanya untuk mengantarkan pengunjung menuju tombol konversi.

Sebelum digunakan menjalankan campaign secara total, teman-teman bisa melakukan A/B testing terlebih dahulu untuk mendapatkan landing page yang winning.

Selamat mencoba!

Baca juga: Cara Membuat Landing Page di WordPress dengan Mudah

Referensi:

  • https://www.apexure.com/blog/landing-page-size-guide
  • https://developer.apple.com/design/human-interface-guidelines/layout
  • https://cieden.com/book/atoms/button/key-elements-of-cta-button-design

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top