9 Ide Usaha Sampingan di Rumah untuk Laki-Laki yang Sedang Naik Daun

Ide Usaha Sampingan di Rumah untuk Laki-Laki

Jujur saja, di tahun 2025 menuju 2026 ini rasanya cukup nekat kalau kita cuma mengandalkan satu sumber pemasukan. Harga kebutuhan pokok yang pelan-pelan naik sering bikin pusing kepala, baik buat teman-teman yang sudah berkeluarga maupun yang masih bujangan.

Tapi tenang, di balik himpitan ekonomi, selalu muncul peluang baru. Kalau dulu usaha sampingan identik dengan jualan pulsa atau sekadar jadi ojek online, sekarang trennya sudah bergeser.

Ada banyak jenis pekerjaan sampingan yang dulu mungkin dipandang sebelah mata, sekarang justru jadi ladang cuan yang menjanjikan.

Kira-kira apa saja ide usaha yang sedang naik daun setahun terakhir, simak ulasannya berikut ini.

1. Jasa Suruhan (Apa Saja Asal Halal)

Kalau teman-teman aktif di media sosial belakangan ini, pasti sempat lihat fenomena viral seperti “Santo Suruh”.

Konsepnya sebenarnya sederhana yaitu menawarkan diri untuk melakukan apa saja yang orang lain butuhkan, asalkan halal dan tidak melanggar hukum.

Usaha ini cocok untuk teman-teman yang punya mental baja dan percaya diri tinggi. Kerjanya ngapain aja? Ya apa saja asal halal.

Mulai dari hal sepele seperti disuruh mengantri tiket konser, membelikan makanan di resto yang antriannya panjang, membersihkan gudang yang berantakan, angkat galon ke lantai atas, sampai menemani orang makan atau sekadar mendengarkan curhat.

Kenapa ini laku? Ya orang kota sekarang semakin sibuk dan seringkali “mager” (malas gerak). Mereka punya uang tapi tidak punya waktu. Nah, di situlah kita masuk menawarkan solusi. Modalnya cuma tenaga, kendaraan, dan yang paling penting adalah kepercayaan.

2. Jasa Operator AI

Sekarang teknologi AI lagi booming banget. Tapi, kenyataannya di lapangan, masih banyak pelaku usaha kecil atau UMKM yang masih bingung cara pakainya.

Ini peluang emas buat teman-teman yang suka ngulik teknologi. Kita tidak perlu jadi programmer canggih, cukup pelajari cara memberi perintah atau prompting yang benar ke tools seperti ChatGPT atau Midjourney.

Teman-teman bisa menawarkan jasa membuatkan logo untuk usaha rumahan, merapikan data pembukuan yang berantakan pakai AI, atau membuatkan caption promosi otomatis untuk Instagram jualan mereka.

Banyak orang butuh hasil kerjanya, tapi malas belajar caranya. Kita bisa hadir sebagai jembatan buat mereka.

3. Jasa Hydro Cleaning

Sadar nggak, sejak pandemi kemarin orang-orang jadi lebih peduli sama kebersihan rumah? Tapi, bersih-bersih mendalam (deep cleaning) itu capeknya minta ampun.

Di sini teman-teman bisa masuk dengan menawarkan jasa hydro cleaning. Fokus utamanya biasanya menyedot debu dan tungau di kasur, sofa, karpet, atau gorden menggunakan vakum khusus.

Kerjaannya bisa dilakukan door-to-door saat akhir pekan. Meskipun butuh modal awal untuk beli alat vakumnya, tapi bayaran per pengerjaannya lumayan besar, lho.

Apalagi kalau teman-teman bisa menunjukkan hasil air kotoran bekas sedotan debunya, biasanya pelanggan bakal langsung percaya dan jadi langganan tetap.

4. Laundry & Repaint Sepatu

Ini beda level dengan tukang semir sepatu biasa. Sekarang, sepatu itu investasi. Banyak cowok yang koleksi sneakers mahal seperti Jordan, Yeezy atau sepatu kulit premium, tapi takut mencucinya sendiri karena takut rusak.

Di sinilah kita bisa masuk. Layanan yang ditawarkan bukan cuma cuci bersih, tapi juga unyellowing (mengembalikan sol sepatu yang menguning jadi putih lagi) sampai repaint (mengecat ulang warna yang pudar).

Modal awalnya adalah skill mengenali bahan sepatu dan cairan pembersih khusus. Peminatnya bisa dari teman-teman tongkrongan, anak kuliahan, atau orang kantoran yang ingin tampil rapi tapi tidak sempat mengurus sepatu.

5. Jasa Sewa Perlengkapan Hobi (Rental Gear)

Coba cek gudang atau lemari Anda. Punya tenda camping yang cuma dipakai setahun sekali? Punya bor listrik atau gerinda yang nganggur? Atau punya PS5 yang jarang dimainkan karena sibuk kerja? Itu semua adalah aset tidur yang bisa jadi passive income.

Tren ekonomi sekarang adalah “Sharing Economy“. Orang lebih memilih menyewa barang mahal untuk sekali pakai daripada harus beli jutaan rupiah.

Teman-teman bisa menyewakan:

  • Alat Camping: Tenda, matras, kompor portable.
  • Elektronik: Kamera, lensa, atau konsol game.
  • Perkakasan: Bor, tangga lipat, mesin potong rumput.

Kuncinya ada di surat perjanjian sewa yang jelas, misalnya dengan KTP asli sebagai jaminan agar ada garansi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

6. Budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly)

Mungkin usaha ini terdengar agak unik dan sedikit kotor buat sebagian orang, tapi jangan salah, cuannya wangi! Budidaya Maggot BSF ini adalah solusi mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pakan ternak berprotein tinggi.

Kenapa ini banyak peminat? Karena harga pakan pabrikan untuk lele, ayam, atau burung kicau itu makin hari makin mahal. Peternak butuh alternatif pakan yang murah tapi bergizi, dan maggot bisa menjadi jawabannya.

Usaha ini tidak membutuhkan lahan yang luas, teman-temen bisa memakai rak susun di pojok halaman belakang atau garasi.

Selain jual maggotnya ke peternak atau penghobi ikan hias, sisa kotoran maggot (kasgot) juga laku dijual sebagai pupuk organik super subur.

7. Jasa Servis & Modifikasi Keyboard Mekanikal

Ini adalah niche market yang sangat spesifik tapi penikmatnya fanatik.

Sekarang, punya meja kerja yang estetik adalah tren wajib bagi pekerja WFH dan gamers. Salah satu komponen utamanya adalah mechanical keyboard.

Banyak orang beli keyboard mahal tapi cepat bosan dan ingin ganti style warna atau suaranya yang kurang enak.

Jasa yang ditawarkan meliputi perakitan, lubing switch (memberi pelumas agar tombol empuk), modifikasi stabilizer, sampai tape mod agar suaranya jadi “thocky” (padat dan enak didengar) atau “creamy”.

Modalnya adalah ketelatenan dan alat-alat kecil seperti kuas dan pelumas. Keuntungannya lumayan karena ini termasuk jasa hobi.

8. Reseller Voucher Game & Produk Digital

Industri game tidak pernah mati. Anak-anak SD sampai bapak-bapak sekarang main Mobile Legends, PUBG, atau Free Fire. Daripada mereka beli di minimarket, lebih baik beli di tetangga sendiri, kan?

Selain top-up game, kita bisa jualan produk digital lain seperti langganan aplikasi premium legal (Netflix/Spotify sharing family), token listrik, atau pulsa.

Modalnya cuma smartphone dan saldo awal yang minim. Promosinya gampang banget: cukup rajin update status WhatsApp atau masuk ke grup-grup mabar komunitas lokal.

9. Kuliner Viral Homemade (Frozen Food)

Bisnis kuliner tidak ada matinya, apalagi yang mengikuti lidah selera lokal yang suka pedas dan gurih.

Alih-alih hanya menjadi reseller, cobalah produksi sendiri makanan olahan yang sedang tren seperti Bakso Aci, Seblak Instan, atau Cireng Bumbu Rujak.

Dengan resep racikan sendiri yang khas, teman-teman bisa mengemasnya menggunakan alat vakum agar menjadi produk frozen atau instan yang tahan lama.

Target pasarnya bukan hanya tetangga yang ingin ngemil praktis, tapi juga pasar luas melalui marketplace dan TikTok Shop. Kekuatan utamanya ada di rasa otentik dan kemasan yang aman kirim ke luar kota.

Itulah tadi beberapa ide usaha sampingan yang bisa teman-teman eksekusi di rumah.

Kesimpulannya, apapun usahanya, selama itu halal dan ditekuni, pasti bakal membuahkan hasil.

Ada pepatah bilang, “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Jadi jangan malu untuk memulai usaha, karena gengsi nggak bisa dipakai buat bayar tagihan, kan? Yuk, mulai aja dulu!

Baca juga: Ide Usaha Rumahan yang Akan Trend di 2026

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top