
Keterbatasan alat seringkali menjadi kendala dalam mengaplikasikan strategi digital marketing salah satunya adalah menghasilkan lead penjualan. Tidak heran jika banyak orang berbondong-bondong membangun setup yang lengkap.
Namun, bagi teman-teman yang memiliki keterbatasan alat, jangan patah semangat dulu. Masih ada cara-cara yang bisa dilakukan.
Penasaran? Berikut adalah 7 cara praktis menghasilkan leads menggunakan ponsel.
1. Optimalkan Profil Media Sosial Agar Mudah Ditemukan
Langkah pertama yang harus teman-teman lakukan adalah mengatur profil sosial media yang propper.
Karena saat orang membuka profil Instagram, TikTok, atau LinkedIn kalian lewat ponsel, layar mereka terbatas.
Pastikan profil kalian memenuhi tiga syarat ini:
- Jelas: Tuliskan siapa kalian dan apa solusi yang kalian tawarkan di bagian bio. Jangan hanya menulis jabatan, tapi tulis juga keahlian. Contoh: Daripada hanya menulis “Marketing Associate”, lebih baik tambahkan “Membantu UMKM Naik Kelas Lewat Digital Marketing”.
- Mudah Dihubungi: Manfaatkan fitur link in bio. Gunakan layanan gratis seperti Linktree atau Bio.link untuk menampung semua tautan penting, mulai dari portofolio, nomor WhatsApp, hingga formulir pemesanan dalam satu tempat.
- Foto Profesional: Gunakan foto profil yang jelas dan terlihat profesional, bukan foto selfie asal-asalan.
Profil yang rapi akan membuat calon klien lebih yakin untuk menghubungi teman-teman, meskipun mereka hanya melihatnya sekilas di layar ponsel.
2. Gunakan Fitur Pencarian untuk Menganilisis Kebutuhan Pasar
Teman-teman tidak perlu menunggu bola, tapi jemputlah bola dengan teknik social listening sederhana. Aplikasi media sosial di ponsel sangat efektif untuk melakukan ini.
Caranya sangat mudah:
- Buka kolom pencarian di Twitter (X), LinkedIn, atau Facebook.
- Ketik kata kunci yang relevan dengan jasa teman-teman. Misalnya: “butuh penulis”, “cari fotografer”, atau “rekomendasi vendor catering”.
- Filter hasil pencarian ke Terbaru atau Latest.
Dengan cara tersebut, teman-teman bisa menemukan orang yang sedang membutuhkan solusi saat ini juga.
Segera balas postingan mereka atau kirim pesan pribadi (DM) dengan sopan. Kecepatan respon teman-teman di sini menjadi kunci utama karena biasanya mereka butuh solusi cepat.
3. Buat Konten Video Pendek
Saat ini, konten video vertikal seperti Instagram Reels, TikTok, dan YouTube Shorts adalah cara tercepat untuk mendapatkan perhatian audiens. Kabar baiknya, platform ini memang didesain untuk pengguna ponsel.
Teman-teman tidak butuh kamera mahal atau editing yang rumit. Cukup gunakan kamera ponsel, rekam tips singkat selama 15-60 detik yang menjawab masalah target pasar kalian.
Misalnya, jika teman-teman agen properti, buat video tentang “Tips Mengecek Kualitas Bangunan Rumah”.
Menurut laporan dari HubSpot, video pendek memiliki tingkat pengembalian investasi (ROI) tertinggi dibandingkan strategi pemasaran media sosial lainnya. Jadi, mulailah merekam hari ini.
4. Kirim Pesan Personal yang Spesifik
Mengirim pesan personal di WhatsApp juga bisa dilakukan untuk mem-follow-up orang-orang yang sudah aware dibidang bisnis kita. Namun, sebaiknya hindari seperti mengirim pesan broadcast atau copy-paste massal.
Contoh, daripada hanya bilang “Halo, saya jual jasa SEO”, cobalah “Halo Kak, saya baru baca postingan Kakak soal trafik web yang turun. Kebetulan saya punya pengalaman menangani kasus serupa…”
Pesan yang spesifik menunjukkan bahwa teman-teman sudah melakukan riset dan peduli pada kebutuhan mereka, bukan sekadar ingin berjualan.
5. Aktif Membantu di Grup Komunitas
Ponsel memudahkan kita untuk mengakses grup Facebook, Telegram, atau WhatsApp kapan saja. Di dalam grup-grup inilah target pasar teman-teman berkumpul.
Strateginya bukan langsung membagikan brosur jualan, melainkan aktif menjawab pertanyaan. Jika ada anggota grup yang bertanya tentang masalah yang bisa teman-teman selesaikan, berikan jawaban yang membantu.
Ketika teman-teman sering membantu, anggota grup akan penasaran dan mengecek profil kalian. Di sinilah proses perubahan dari sekadar anggota grup menjadi leads potensial terjadi.
6. Gunakan Aplikasi CRM Mobile untuk Respon Cepat
Kecepatan adalah segalanya dalam penjualan. Jangan mencatat data calon pelanggan di kertas atau nota yang mudah hilang.
Gunakan aplikasi CRM (Customer Relationship Management) versi mobile seperti HubSpot, Trello, atau Google Sheets yang terinstal di ponsel teman-teman.
Mengapa harus cepat? Studi dari Harvard Business Review menunjukkan bahwa perusahaan yang menghubungi calon pelanggan dalam waktu satu jam setelah bertanya, memiliki peluang 7 kali lebih besar untuk melakukan percakapan serius dibandingkan mereka yang menunggu lebih lama.
Jadi, begitu ada notifikasi masuk, segera respon dan catat datanya di aplikasi. Jangan menunda sampai teman-teman tiba di rumah.
7. Minta Rekomendasi Lewat WhatsApp
Cara termudah mendapatkan leads baru seringkali berasal dari kontak yang sudah ada di ponsel teman-teman. Manfaatkan WhatsApp, terutama WhatsApp Business, untuk menghubungi klien lama yang puas dengan kinerja kalian.
Pakai fitur label untuk menandai siapa saja klien yang loyal, lalu kirim pesan personal. Tanyakan kabar mereka dan mintalah rekomendasi atau referensi jika ada kenalan mereka yang membutuhkan jasa teman-teman.
Cara ini sangat efektif karena berbasis kepercayaan dan bisa dilakukan sambil santai di mana saja.
Kesimpulan
Menghasilkan leads penjualan tidak selalu menuntut peralatan mahal atau setup komputer yang canggih.
Ponsel yang teman-teman pegang saat ini adalah alat pemasaran yang sangat powerful jika digunakan dengan strategi yang tepat.
Dari tujuh cara di atas, teman-teman tidak harus melakukan semuanya sekaligus. Pilih satu atau dua strategi yang paling nyaman, misalnya mulai dengan merapikan bio media sosial atau aktif menjawab pertanyaan di grup komunitas.
Kuncinya adalah konsistensi. Jadi, manfaatkan waktu luang teman-teman mulai hari ini dan ubah ponsel menjadi mesin penghasil uang.
Referensi:
- https://blog.hubspot.com/marketing/hubspot-blog-marketing-industry-trends-report
- https://hbr.org/2011/03/the-short-life-of-online-sales-leads